Oleh: akirawijayasaputra | April 16, 2009

kisah hidup NABI MUHAMAD SAW

KATA PERKENALAN

oleh almarhum Syaikh Muhammad Mustafa al-Maraghi (Rektor Magnificus Universitas Al-Azhar)

PRAKATA

Lingkungan kekuasaan Islam yang pertama -xli; Islam dan Nasrani – xliii; Kaum Muslimin dan Isa – xliii; Orang-orang Kristen yang fanatik dan Muhammad – xlv; Dasar-dasar yang sederhana dalam kedua agama – xlvi; Perbedaan Tauhid dan Trinitas -xlvii; Kaum Nasrani mengajak Nabi berdebat – xlviii; Masalah penyaliban Almasih – li; Rumawi dan kaum Muslimin – lii; Penulis-penulis Kristen dan Muhammad – lii; Sebab permusuhan Islam-Kristen – lv; Kristen tidak sesuai dengan watak Barat – lvi; Penjajahan dan propaganda anti Islam – lviii; Islam dan apa yang terjadi dengan umat Islam -lviii; Sikap jumud di kalangan pemuda – lix; Ilmu dan literatur Barat – lx; Usaha-usaha modernisasi dunia Islam – lxi; Misi penginjil dan golongan yang berpikiran beku – lxii; Terpikir akan menulis buku ini – lxiii; Qur’an sumber yang paling otentik – lxiii; Konsultasi yang tepat – lxiv; Dalam batas-batas biografi, tidak lebih – lxvi; Penyelidikan berguna bagi seluruh umat manusia – lxviii.
Bagian 1, Bagian 2, Bagian 3, Bagian 4, Bagian 5, Bagian 6.

PENGANTAR CETAKAN KEDUA

Pembela-pembela Orientalis – lxxiv; Sebab-sebab kesalahan Orientalis – lxxvi; Buku biografi penulis-penulis Islam sebagai pegangan – lxxvi; Orientalis dan ketentuan-ketentuan agama – lxxviii; Qur’an tidak diubah-ubah – lxxviii; Pendapat Muir – lxxx; Penulisan Qur’an pada zaman Nabi – lxxxi; Bila berselisih kembali kepada Nabi – lxxxii; Pengumpulan Qur’an langkah pertama – lxxxiii; Mushaf Usman – lxxxiv; Persatuan Islam zaman Usman – lxxxv; Mushaf Usman cermat dan lengkap – lxxxvi; Cara yang sebenarnya dalam mengadakan penyelidikan – xc; Fitnah sekitar ayan – xci; Kembali kepada ilmu pengetahuan – xcii; Kadang ilmu yang tidak cukup – xciii; Menyerang Muhammad karena gagal menyerang ajarannya – xcv; Pertimbangan mereka yang aktif dalam soal-soal Islam – xcvii; Selawat kepada Nabi – xcviii; Menangkis kecaman – c; Buku-buku sejarah dan buku-buku hadis – c; Kontradiksi – ci; Faktor waktu, ketika cerita itu ditulis – ciii; Pengaruh pertentangan politik dalam dunia Islam – civ; Penghimpunan hadis – civ; Kriterium yang sebenarnya tentang Hadis – cv; Penghimpunan hadis pada masa Ma’mun – cvii; Cerita-cerita tidak masuk akal dan tidak ilmiah – cx; Qur’an dan mujizat – cx; Mujizat terbesar – cxi; Iman menurut pemuka-pemuka Islam – cxiii; Orang-orang mukmin pada masa Nabi – cxiii; Gharaniq dan Tabuk – cxiv; Metoda saya dalam penyelidikan ini – cxvi; Penyelidikan-penyelidikan Orientalis – cxviii; Kaum Muslimin dan penyelidikan – cxix.

PENGANTAR CETAKAN KETIGA
I. ARAB PRA-ISLAM

Sumber peradaban pertama – 1; Laut Tengah dan Laut Merah – 2; Agama-agama Kristen dan Majusi – 3; Bizantium pewaris Rumawi – 4; Sekta-sekta Kristen dan pertentangannya – 4; Majusi Persia di Jazirah Arab – 6; Antara dua kekuatan – 7; Letak geografis Semenanjung Arab – 7; Tidak dikenal, selain Yaman – 8; Raja sahara – 8; Lalu lintas kafilah 9; Kekuatan Persia di Yaman – 9; Yaman dan peradabannya – 10; Judaisma dan Kristen di Yaman -11; Sebabnya Jazirah bertahan pada paganisma 18.
Bagian 1, Bagian 2, Bagian 3, Bagian 4

II. MEKAH KA’BAH DAN QURAISY

Letak Mekah – 24; Ibrahim dan Ismail – 24; Kisah penyembelihan dan penebusan – 26; Zamzam – 29; Perkawinan Ismail dengan Jurhum – 29; Pembangunan Ka’bah – 32; Mekah di bawah Jurhum – 35; Qushayy dan anak-anaknya – 38; Mekah di tangan Qushayy – 38; Hasyim dan Abd’l-Muttalib – 39; Tugas-tugas duniawi dan agama di Mekah – 39; Berziarah ke Mekah – 42; Abdullah bin Abd’l-Muttalib – 43; Kisah penebusannya – 43; Kisah Abraha dan gajah – 45.
Bagian 1, Bagian 2, Bagian 3, Bagian 4

III. MUHAMMAD: DARI KELAHIRAN SAMPAI PERKAWINANNYA

Perkawinan Abdullah dengan Aminah – 52; Abdullah wafat – 53; Muhammad lahir – 53; Disusukan oleh Keluarga Sa’d – 56; Kisah dua malaikat dan pembedahan dada – 57; Lima tahun selama tinggal di pedalaman – 60 ; Di bawah asuhan Abd’l-Muttalib – 60; Aminah wafat – 61; Abd’l-Muttalib wafat – 62; Di bawah asuhan Abu Talib – 63; Pergi ke Suria dalam usia duabelas tahun – 63; Perang Fijar – 65; Menggembala kambing – 68; Ke Suria membawa dagangan Khadijah -71; Perkawinannya dengan Khadijah- 73
Bagian 1, Bagian 2, Bagian 3

IV. DARI PERKAWINAN SAMPAI MASA KERASULANNYA

Perawakan dan sifat-sifat Muhammad – 75; Penduduk Mekah membangun Ka’bah – 77; Putusan Muhammad tentang Hajar Aswad – 78; Pemikir-pemikir Quraisy dan Paganisma – 80; Putera-puteri Muhammad – 81; Kematian putera-puterinya – 82; Perkawinan puteri-puterinya – 83; Kecenderungan Muhammad menyendiri – 85; Menjauhi dosa ke Gua Hira – 86; Mimpi Hakiki – 88; Wahyu pertama – 89.
Bagian 1, Bagian 2

V. DARI MASA KERASULAN SAMPAI ISLAMNYA UMAR

Percakapan Khadijah dengan Waraga b. Naufal -95; Wahyu terhenti – 97; Islamnya Abu Bakr – 100; Kaum Muslimin yang mula-mula – 101; Ajakan Muhammad kepada keluarganya – 102; Quraisy menghasut penyair-penyairnya terhadap Muhammad – 105; Muhammad menista dewa-dewa Quraisy – 107; Utusan Quraisy kepada Abu Talib – 109; Kedudukan Muhammad terhadap pamannya – Quraisy menyiksa kaum Muslimin – 110; Kaum Muslimin hijrah ke Abisinia – 118; Islamnya Umar – 125.
Bagian 1, Bagian 2, Bagian 3, Bagian 4

VI. CERITA GHARANIQ

Cerita ini biasanya digunakan oleh ahli-ahli non-Islam untuk mengatakan bahwa Al-Qur’an pernah tercemari oleh ayat-ayat setan. Haekal menjelaskan secara bagus didalam argumentasinya:
Kembalinya mereka yang hijrah ke Abisinia – Gharaniq yang luhur – Orientalis-orientalis bertahan pada cerita ini – Pegangan mereka dalam hal ini – Lemahnya pegangan tersebut – Cerita yang nyata-nyata dusta ini dibantah oleh penyelidikan ilmiah

VlI. PERBUATAN-PERBUATAN QURAISY YANG KEJI

Umar mengumumkan keislamanannya dan Muslimin beribadat di Ka’bah – 139; Piagam pemboikotan – 139; Upaya-upaya Quraisy memerangi Muhammad – 140; Alat propaganda – 140; Kefasihan yang mempesonakan – 142; Jabr orang Nasrani – 143; Tufail ad-Adausi – 144; Delegasi Nasrani – 145; Terpengaruhnya Quraisy pada ajakan yang baru – 146; Kekuatiran-kekuatiran Quraisy: persaingan – 149; Kehilangan kedudukan di Mekah – 150; Hari kebangkitan – 151; Beberapa perbandingan – 156.
Bagian 1, Bagian 2, Bagian 3

VIII. DARI PELANGGARAN PIAGAM SAMPAI KEPADA ISRA’

Muslimin lari dari Mekah ke celah-celah gunung – 159; Tidak bergaul dengan orang kecuali dalam bulan-bulan suci – 159; Zuhair dan kawan-kawannya membatalkan piagam – 160; Abu Talib dan Khadijah wafat – 163; Gangguan Quraisy kepada Muhammad – 165; Kepergian Muhammad ke Ta’if dan penolakan Thaqif – 166; Menikah dengan Aisyah puteri Abu Bakr dan janda Sauda – 169; Isra’ dan Mi’raj – 169.
Bagian 1, Bagian 2, Bagian 3

IX. IKRAR ‘AQABA

Kabilah-kabilah menolak Muhammad secara kasar – 181; Tanda kemenangan dari arah Yathrib – 182; Hubungan Yahudi dengan Aus dan Khazraj – 182; Beberapa orang Yathrib masuk Islam – 184; Perang Bu’ath – 185; Ikrar ‘Aqaba yang pertama – 187; Mush’ab b. ‘Umair – 188; Kembali ke Mekah sesudah setahun – 188; Orang-orang Islam dari Yathrib – 184; Ikrar ‘Aqaba yang kedua – 190; Beritanya di kalangan Quraisy – 193; Muhammad mengijinkan Muslimin Mekah hijrah ke Yathrib – 195 ; Komplotan Quraisy mau membunuh Muhammad – 196.
Bagian 1, Bagian 2

X. HIJRAH

Perintah hijrah – 199; Ali di tempat tidur Nabi – 200; Di gua Thaur – 200; Berangkat ke Yathrib – 203; Cerita Suraqa b. Ju’syum – 204; Muslimin Medinah menantikan kedatangan Rasul – 207; Islam di Yathrib – 208; Muhammad memasuki Medinah – 211.
Bagian 1, Bagian 2

XI. TAHUN PERTAMA DI YATHRIB

Yathrib menyambut Muhajir Besar – 213; Pembinaan mesjid dan tempat tinggal Nabi – 214; Kebebasan beragama bagi seluruh penduduk Yathrib – 215; Orang-orang Yahudi Medinah – Muhammad mempersaudarakan kaum Muhajirin dengan Anshar – 218; Perjanjiannya dengan Yahudi menetapkan kebebasan beragama – 221; Perkawinan Muhammad dengan Aisyah – 225; Zakat dan Puasa – 226; Azan sembahyang – 226; Teladan dan ajaran-ajaran Muhammad – 228; Kuatnya agama baru dan takutnya pihak Yahudi – 233; Kiblat dari al-Majid’l-Aqsha dialihkan. ke al-Masjid’l Haram – 238; Delegasi Nasrani Najran ke Medinah – 239; Pertemuan tiga agama di Yathrib – 240; Kaum Muslimin mempertimbangkan kedudukannya terhadap Quraisy – 242.
Bagian 1, Bagian 2, Bagian 3, Bagian 4

XII. SATUAN-SATUAN DAN BENTROKAN-BENTROKAN PERTAMA

Politik Muslimin di Medinah dan satuan-satuan yang pertama – 245; Nabi berangkat sendiri – 246; Pendapat ahli-ahli sejarah tentang ekspedisi pertama – 247; Pendapat kami tentang satuan-satuan ini – 248; Menyudutkan perdagangan Quraisy – 248; Anshar dan perang Agresi – 250; Watak penduduk Medinah – 251; Menakut-nakuti Yahudi – 252; Intrik-intrik Yahudi – 252; Islam dan Perang – 253; Orang-orang suci dalam Islam dan Kristen – 260; Islam agama kodrat – 261.
Bagian 1, Bagian 2

XIII. PERANG BADR

Keberangkatan Abu Sufyan ke Syam – 262; Usaha Muslimin memotong jalan – 263; Berangkat dengan sukses – 269; Perdagangan Abu Sufyan selamat – 269; Quraisy dan Muslimin ragu-ragu akan berperang – 270; Ditunggu kembalinya – 271; Quraisy mengetahui persiapan Muslimin – 273; Mereka berangkat ke Badr – 271; Posisi kedua belah pihak di Badr – 273; Doa Muhammad 275; Hilangnya keraguan – 277; Semangat dan kemenangan Muslimin – 284
Bagian 1, Bagian 2, Bagian 3, Bagian 4

XIV. ANTARA BADR DAN UHUD

Muslimin dan Yahudi – 297; Perang Qainuqa’ – 300; Yahudi keluar dari Medinah – 301; Quraisy bergerak – 303; Ekspedisi Sawiq – 303; Kabilah-kabilah bergerak lalu melarikan diri – 305; Hancurnya Safwan b. Umayya – 308.
Bagian 1, Bagian 2

XV. PERANG UHUD

Persiapan Quraisy di Mekah – 311; Berangkat perang – 311; Bagaimana Muhammad mengetahui – 312; Muslimin bermusyawarah: bertahan di Medinah atau menyongsong musuh di luar – 314; Kalah dan menang – Nabi berangkat dari Medinah – 317; Berhadapan dengan lawan – 318; Abu Sufyan dan Quraisy kembali ke Mekah – 334.
Bagian 1, Bagian 2, Bagian 3

XVI. PENGARUH UHUD

Politik Muhammad sesudah Uhud – 335; Pasukan Abu Salama – 336; Pasukan Abdullah b. ‘Unais – 337; Peristiwa ar-Raji’ (tahun 625) – 337; Zaid b. Khubaib dibunuh – 339; Orientalis diam saja – 340; Orang-orang Yahudi dan orang-orang Munafik di Medinah – 342; Yahudi berkomplot terhadap Muhammad – 343; Abdullah b. Ubayy membakar semangat orang-orang Yahudi – 344; Banu Nadzir dikepung – 345; Exodus – 346; Sekretaris Nabi – 348; Badr terakhir – 349; Ekspedisi Dhat’r-Riqa’ – 350; Ekspedisi Duma’l-Jandal – 351;
Bagian 1, Bagian 2

XVII . ISTERI-ISTERI NABI

Haekal mengulas isteri-isteri Nabi Muhammad saw., terutama kepada Zainab, sebagai jawaban dari tuduhan kaum orientalis mengenai perkawinan nabi dengan Zainab.
Teriakan Orientalis tentang Zainab bt. Jahsy – Zainab menurut gambaran kaum Orientalis – Orang-orang besar tidak tunduk kepada undang-undang – Penggambaran Orientalis yang keliru – Sampai usia 50 tahun hanya beristerikan Khadijah – Hanya Khadijah yang membawa keturunan – Perkawinan Sauda bt. Zam’a – Penelitian sejarah dan kesimpulannya Cerita Zainab bt. Jahsy – Kekeluargaan Muhammad dengan Zainab – Melamarnya untuk Zaid dan penolakan Zainab – Terpaksa menerima – Zaid mengadukan Zainab dan perceraian – Hukum pengaduan dalam Islam – Bagaimana Muhammad kawin dengan Zainab – Bagaimana pendapat kaum Orientalis tentang cerita Zainab bt. Jahsy – Muhammad menjunjung tinggi kedudukan wanita

XVIII. PERANG KHANDAQ BANU QURAIZA

Naluri orang-orang Arab dan kewaspadaan Muhammad – 370; Permusuhan Yahudi yang sengit – 371; Utusan Yahudi kepada Quraisy – 372; Yahudi lebih mengutamakan paganisma daripada Islam – 372; Pendapat seorang Yahudi – 373; Yahudi menghasut orang Arab – 373; – Muslimin gentar – 374; Menggali parit sekitar Medinah – 375; Quraisy terkejut melihat parit – 377; Musim dingin yang luar biasa – 377; Quraiza melanggar perjanjian – 380; Utusan Muhammad kepada Quraiza – 380; Yang menyerbu parit – 383; Muslimin dianggap enteng oleh Quraiza – 384; Intrik Nuiaim di kalangan Ahzab dan Quraiza – 384; Angin topan menghancurkan perkemahan Ahzab – 386; Ahzab berangkat pulang – 386; Perang Quraiza – 387; Keputusan Sa’d b. Mu’adh – 390; Keuletan orang-orang Yahudi dalam perang – 391; Harta benda Banu Quraiza – 393.
Bagian 1, Bagian 2, Bagian 3

XIX. DARI DUA PEPERANGAN KE HUDAIBIYA

Penyusunan masyarakat Arab – 395; Affair percintaan dan semangat perang – 397; Wanita, di negeri Arab dan di Eropa masa itu – 398; Wanita dalam undang-undang Rumawi – 399; Muhammad dan reformasi sosial – 400; Islam melarang mempertontonkan diri – 401; Rumah tangga Nabi – 404; Persiapan kehidupan sosial untuk masyarakat Islam – 405; Ekspedisi Banu Lihyan – 406; Pembersihan Banu Qarad – 407; Ekspedisi menghadapi Banu’l-Mushtaliq – 408; Fitnah Abdullah b. Ubayy – 409; Kedengkian Ibn Ubayy kepada Nabi – 411; Perjuangan batin yang berat – 411; Nabi memaafkan Ibn Ubayy – 412; Tertinggal tak terasa – 413; Juairia bt. al-Harith – 415; Aisyah jatuh sakit – 417; Muhammad minta pendapat Usman dan Ali – 419; Muhammad menemui Aisyah – 420; Wahyu membebaskan Aisyah – 421; Maaf yang sungguh indah – 423.
Bagian 1, Bagian 2, Bagian 3

XX. PERJANJIAN HUDAIBIYA

Setelah enam tahun di Medinah – 424; Muslimin dirintangi ke Mesjid Suci – 424; Muslimin mengumumkan naik haji – 427; Dua perkemahan bertemu – 429; Muhammad memelihara perdamaian – 431; Utusan Quraisy kepada Muhammad – 433; Perutusan ‘Urwa ibn Mas’ud – 434; Utusan Muhammad kepada Quraisy – 435; Usman b’Affan diutus – 436; Ikrar Ridzwan – 437; Perutusan Quraisy kepada Muhammad – 438; Perundingan kedua belah pihak – 440; Abu Bakr dan Umar – 441; Perjanjian Hudaibiya (Maret 628) – 441; Perjanjian Hudaibiya mulai berlaku – 442; Hudaibiya: suatu kemenangan yang nyata – 444; Cerita Abu Bashir – 445;


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: